Search User Login Menu
Tools
Close

dens
/ Categories: Energi

Bos United Tractors Bicara Soal Emas, "Tak Tergantikan!"

 Frans Kesuma, Direktur Utama PT United Tractor Tbk (CNBC Indononesia)

 

Jakarta - PT United Tractors Tbk. (UNTR) meyakini masih belum ada jenis mineral lain yang bisa menggantikan posisi emas, baik digunakan untuk perhiasan maupun sebagai alat investasi. Alasan inilah yang membuat perusahaan aktif untuk mencari potensi tambang-tambang emas baru untuk diakuisisi.

Direktur Utama United Tractors Frans Kesuma menilai emas sebagai komoditas masih punya masa depan cerah dimana harga di masa yang akan datang masih relatif akan stabil. Bagi anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini, komoditas emas bisa menjadi engine pendorong kinerja ke depan, saat batu bara mulai redup.

"Tidak ada logam lain atau komoditas lain yang akan bisa menggantikan emas. Meskipun secara harga platinum lebih mahal dari emas tapi kan tetap berbeda penggunaannya. Emas itu 50% untuk instrumen investasi, sebagian untuk perhiasan. Sementara platinum penggunaannya lebih ke arah teknologi," kata Frans kepada CNBC Indonesia, Jumat (16/8/2019).

"Tidak mungkin perhiasan di campur dengan logam lain. Orang tidak mau, jadi emas tetap emas."

Setelah mengakuisisi tambang emas Martabe di Sumatera Utara, perusahaan menggantungkan pertumbuhan kinerja ke komoditas ini sebesar 10%-15% per tahun. Maklum, bisnis batu bara yang menjadi lini bisnis utama perusahaan baik di bidang konsesi dan kontraktornya sedang lesu-lesunya karena pengaruh harga yang anjlok di tahun ini.

Frans menyebutkan United Tractors tengah mencari potensi tambang-tambang emas baru untuk meningkatkan kinerja perusahaan di mineral ini. Perseroan tiap tahun menargetkan tahun bisa akuisisi satu tambang baru.

Namun demikian, hingga saat ini diakui Frans bahwa belum ada calon tambang yang final untuk diakuisisi. "Akuisisi masih butuh waktu karena dipertimbangkan juga apakah sizeable dan valuasinya. Kemarin ada beberapa yang diskusi tapi ternyata tidak match. Kalau bicara target tetap satu tahun satu [tambang]," jelas dia.

Previous Article 32 BPR di Bali Belum Penuhi Aturan Modal Minimum
Next Article Pukul 13:00 WIB: Rupiah Menguat ke Rp 14.225/US$
Print
70 Rate this article:
No rating

Please login or register to post comments.

Back To Top