Search User Login Menu
Tools
Close

dens
/ Categories: Teknologi

Ilmuwan Temukan Bukti Teori Mengerikan Punahnya Dinosaurus

Makhluk penguasa planet Bumi sebelum mendadak punah,

Ilustrasi. Foto: istimewa

 

Jakarta - Dinosaurus pada masa jutaan lalu adalah makhluk penguasa planet Bumi sebelum mendadak punah, diduga kuat karena terjangan dahsyat asteroid. Kini, temuan baru dari analisis bebatuan di semenanjung Yucatan, Meksiko, mengungkap bukti kejadian mengerikan di waktu tersebut.

"Penemuan ini adalah yang paling detail sesudah bencana yang mengakhiri zaman dinosaurus," kata pemimpin studi ini, Sean Gulick dari University of Texas Institute for Geophysics.

Teori yang selama ini beredar adalah ketika asteroid menghujam Bumi pada 66 juta tahun silam, hal itu memicu kebakaran hutan, tsunami dan melontarkan begitu banyak sulfur ke atmosfer yang menghalangi sinar Matahari. Lalu terjadilah pendinginan global yang ikut membunuh dinosaurus.

Jika sebelumnya sebatas hipotesis, studi ini menemukan bukti bahwa skenario mengerikan tersebut benar-benar terjadi, dengan meneliti bebatuan yang dahulu kala memenuhi kawah tempat hujaman asteroid pada 24 jam kemudian.

Terkubur ratusan meter di bawah tanah, ilmuwan menemukan bebatuan yang sudah rusak dan meleleh, tapi tidak terdapat mineral yang mengandung sulfur meskipun ada konsentrasi tinggi sulfur di sekitarnya.

Temuan itu mengindikasikan bahwa tabrakan asteroid menguapkan sulfur di bebatuan itu, kemudian terbentuk aerosol sulfate di atmosfer dan menyebabkan pendinginan temperatur dalam skala global. Diestimasi sedikitnya 325 miliar metrik ton sulfur dihasilkan sebagai imbas hantaman asteroid.

Sebagai perbandingan, jumlah itu adalah sekitar 4 kali lipat yang dihasilkan saat gunung Krakatau meletus pada tahun 1883. Pada saat itu, temperatur Bumi menurun sekitar 1 derajat Celcius selama 5 tahun.

Previous Article PTPP Dapat Kontrak Bangun PLTU Rp 8 Triliun
Next Article Rencana Cabut Subsidi Listrik 900 VA Simpang Siur, Ini Kata ESDM
Print
18 Rate this article:
No rating

Please login or register to post comments.

Back To Top